Suburjagat.co.id | Indramayu – Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I., menghadiri Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Tingkat Kabupaten Indramayu yang diselenggarakan oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di UPTD Perlindungan dan Perbenihan Hortikultura Jatibarang, Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.

Peringatan Hari Krida Pertanian tahun ini mengusung semangat memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Rangkaian acara diisi dengan Sarasehan Tani bersama Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang menjadi wadah dialog terbuka antara pemerintah daerah dan para petani. Berbagai persoalan, peluang, serta strategi pengembangan sektor pertanian dibahas secara interaktif sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Indramayu.
Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Indramayu dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata dukungan lembaga legislatif terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Selain dihadiri unsur pemerintah daerah, acara juga diikuti para kelompok tani, pelaku usaha pertanian, penyuluh, akademisi, serta berbagai organisasi yang bergerak di bidang pertanian.
Dalam kesempatan itu, Nurhayati menyampaikan apresiasi kepada KTNA Kabupaten Indramayu yang dinilai terus berperan aktif menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat tani.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari petani, organisasi pertanian, dunia usaha, hingga lembaga legislatif.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Indramayu akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan pertanian melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan hasil produksi pertanian, serta menciptakan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani.
”Hari Krida Pertanian bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian. DPRD siap mendukung kebijakan yang berpihak kepada petani agar pertanian Indramayu semakin berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan,” ujar Nurhayati.
Sementara itu, Wakil Ketua KTNA Nasional sekaligus Ketua KTNA Provinsi Jawa Barat, Otong Wiranata, mengajak seluruh petani untuk terus menjaga semangat dalam membangun ketahanan pangan nasional. Menurutnya, profesi petani memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa tantangan sektor pertanian saat ini semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, perkembangan teknologi, hingga dinamika pasar. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak guna mewujudkan pertanian modern yang berbasis teknologi, efisien, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim memberikan penghormatan kepada para petani sebagai pahlawan ketahanan pangan yang memiliki jasa besar dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan petani harus menjadi perhatian utama melalui peningkatan edukasi, inovasi, akses permodalan, serta kehadiran pemerintah dalam setiap program pembangunan pertanian.
Menurut Lucky Hakim, produk pertanian asal Kabupaten Indramayu memiliki kualitas yang sangat baik dan berpotensi bersaing di berbagai pasar. Melalui peringatan Hari Krida Pertanian ke-54, pemerintah daerah ingin memperluas promosi sekaligus membuka akses pemasaran agar hasil pertanian Indramayu semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Selain itu, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur pendukung pertanian, khususnya jaringan irigasi dan ketersediaan air yang menjadi kebutuhan utama para petani. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi, berbagi pengetahuan, memperluas akses pembiayaan, serta menjaga kualitas hasil pertanian agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada insan pertanian berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu.
Penghargaan berupa piagam dan satu unit sepeda listrik diserahkan kepada petani berprestasi. Selain itu, pemerintah turut menyalurkan bantuan benih unggul, kendaraan roda tiga, serta bantuan pupuk kepada sejumlah kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian.
Sarasehan berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai aspirasi petani terkait peningkatan hasil produksi, penyediaan benih unggul, perlindungan tanaman, penguatan kelembagaan kelompok tani, hingga kebutuhan infrastruktur pertanian disampaikan secara langsung kepada pemerintah daerah. Seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan pertanian yang lebih tepat sasaran, sehingga Kabupaten Indramayu dapat terus mempertahankan predikatnya sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan petani yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
(Advertorial Media)
