Suburjagat.co.id | Indramayu -“Avatar” (The Legend Of Aang), dalam serial animasi ditahun 2005 menceritakan tentang sosok manusia tepilih yang bertugas menguasai keempat elemen (udara, air, tanah, dan api) untuk menjaga keseimbangan perdamaian dunia.
Dalam cerita perjalanannya di film, Avatar merupakan manusia satu-satunya yang mampu mengendalikan keempat elemen tersebut. Meski hanya sekadar fiksi ilmiah, sinema ini banyak diminati sejumlah kalangan, dari mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Namun, lain hal nya dengan “Avatar” asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dalam cerita yang beredar, ia tidak disebut manguasai keempat elemen (udara, air, tanah, dan api) seperti sosok “Avatar” dalam film animasi. Melainkan, ia memiliki kemampuan mengendalikan proyek APBD Indramayu sejak tahun 2025.
Sosok asal Indramayu yang bagai “Avatar” itu disebutkan berinisial HH. Ia merupakan warga sipil namun mampu mengendalikan paket infrastruktur APBD Indramayu dari tahun 2025 hingga saat ini. Konon, ia yang mengatur dan menentukan kepada siapa saja proyek-proyek tersebut dibagikan.
Kabar ini sebagaimana diungkapkan oleh seorang narasumber yang minta di privasi identitasnya kepada Suburjagat.co.id, pada Rabu (03/06/2026).
Diceritakan sumber bahwa, proyek APBD Indramayu sejak kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Syaefudin dikendalikan oleh oknum sipil beriniaal HH. Bagi para kontraktor yang ingin memperoleh paket infrastuktur tersebut, kata dia, yakni harus mendapatkan persetujuan dari HH, karena ia merupakan pintu gerbang utama terkait pembagian proyek.
“Sejak pergantian Bupati di tahun 2025 itu, HH yang mengendalikan proyek, jika ingin mendapatkan paket infrastruktur APBD Indramayu harus ada persetujuan dulu dari dia,” Ucap narasumber tanpa ada keragu-raguan.
Diungkapkan oleh sumber itu, bahwa bagi pihak yang ingin mendapatkan persetujuan dari HH agar diberi paket infrastuktur APBD Indramayu, lanjutnya, mereka harus menyetorkan fee dimuka, meski tidak secara langsung. Nominalnya bervariatif tergantung nilai pagu anggaran, dari mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah per paketnya.
“Kalau tanpa setor fee dulu tidak akan diberi paket kegiatannya, karena seperti itu komitmennya,”Terangnya.
Meski demikian, kabar tentang HH yang disebut-sebut bagai Avatar sang pengendali paket infrastruktur APBD Indramayu sejak kepemimpinan Bupati Lucky Hakim tersebut sementara ini belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun, publik menilai tidak menutup kemungkinan juga bahwa informasi itu benar adanya.
Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim belum merespon awak media Suburjagat.co.id yang menghubunginya melalui pesan whatsapp, pada Jum’at (05/06/2026) siang. Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi serta penggalian informasi terkait kabar miring diatas masih terus dilakukan.
(RN/Tim)
