Suburjagat.co.id | Indramayu – Proses tender proyek rekonstruksi jalan Kertajaya-Cipedang yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2026 bernilai Rp.1,6 miliar melalui Dinas PUPR setempat, mencuri perhatian publik. Paket ini memunculkan fenomena unik, dan terasa sunyi sepi, pada Selasa (29/04/2026).

Data yang dihimpun Suburjagat.co.id, CV Astana Jaya berpotensi besar sebagai pemenang tender proyek tersebut. Perusahaan yang beralamat di Jl.Dampoe Awang Blok Wedani, Kav. H.Wahab Kabupaten Indramayu ini berjalan dengan mulus tanpa perlawanan dari puluhan peserta pendaftar lainnya.
Tercatat, secara keseluruhan ada 13 perusahaan yang mendaftar sebagai peserta tender proyek tersebut. Namun, saat memasuki tahapan pengajuan penawaran, 12 perusahaan lainnya mendadak bergeming, CV Astana Jaya menjadi pemain tunggal yang mengajukan penawaran.
CV Astana Jaya mengajukan penawaran di angka Rp.1.661.321.440,68 dari pagu anggaran Rp.1.669.977.600. Ketiadaan kompetitor ini hanya menghasilkan selisih harga penawaran kurang lebih 2,3% atau Rp.39 juta dari pagu.
Spekulasi publik muncul melihat fenomena tersebut. Ketiadaan kompetitor dinilai ada kejanggalan dalam segi proses lelang yang semestinya. Tak jarang yang beranggapan adanya indikasi pengkondisian secara terstruktur agar proyek tersebut didapat oleh perusahaan tertentu yang diduga sudah bersalaman dengan oknum-oknum yang memiliki kewenangan.
Meski begitu, belum diketahui secara pasti alasan atau penyebab menimnya peminat yang menawar proyek tersebut, apakah berkaitan karena sulitnya persyaratan kualifikasi teknis bagi peserta lainnya atau memang justru ada sesuatu rahasia besar dibalik fenomena itu.
“Rasa heran sih ada, karena dari 13 peserta pendaftar hanya 1 perusahaan yang mengajukan penawaran. Akan tetapi kita juga belum mengetahui secara akurat kenapa hal demikian bisa terjadi, barangkali ada persyaratan administrasi maupun teknis yang tidak bisa dipenuhi oleh 12 peserta lainnya,”Ucap seorang tokoh masyarakat Indramayu yang enggan dipublish identitasnya.
Sementara, belum ada keterangan resmi dari pihak panitia lelang proyek APBD di Kabupaten Indramayu terkait informasi dalam berita ini.
(RN/Tim)
