Suburjagat.co.id | Indramayu — Seorang petani tambak dan sawah yang menglola tanah bertepatan di Blok Cipondong. Kasanto, warga Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, viral dengan mempublikasikan video berdurasi 5 menit 11 detik untuk menyampaikan permohonan secara terbuka kepada pemerintah agar dapat meninjau kembali program revitalisasi tambak yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Permohonan tersebut disampaikan Kasanto sebagai bentuk kekhawatiran atas dampak yang ditimbulkan dari program tersebut terhadap keberlangsungan hidup para petani lokal. Ia menilai bahwa lahan yang masuk dalam program revitalisasi merupakan tanah produktif yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat.
“Kami memohon dengan hormat agar program revitalisasi tambak ini dapat ditinjau kembali dan dikaji ulang secara menyeluruh, karena lahan yang terdampak adalah tanah produktif yang selama ini menjadi penopang kehidupan kami sebagai petani tambak dan sawah,” ungkap Kasanto.
Menurutnya, jika program tersebut tetap dilaksanakan tanpa pertimbangan yang matang, maka dikhawatirkan akan berdampak langsung pada perekonomian warga, khususnya para petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil tambak dan sawah.
Kasanto juga berharap pemerintah dapat melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, sehingga kebijakan yang diambil tidak merugikan pihak-pihak yang terdampak. Ia menegaskan bahwa para petani tidak menolak pembangunan, namun menginginkan adanya solusi yang adil dan tidak mengorbankan mata pencaharian mereka.
Hingga saat ini, masyarakat setempat masih menunggu tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai permohonan tersebut, sembari berharap adanya kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan petani.
(Karmono/Tim)
