Suburjagat.co.id | Kuningan – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Dar El Mubarak Kaduela pada Minggu (19/7/2026) saat puluhan jamaah menghadiri peringatan haul yang menjadi agenda tahunan pesantren. Kegiatan yang mengusung tema “Sapa Sing Ngurusi NU Bakalan Diaku Santri Kula” ini dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, santri, alumni, wali santri, serta masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri dan sesepuh pesantren.

Didirikan pada 13 Juli 2015 di bawah asuhan Kyai Abdul Ghoni, Pondok Pesantren Dar El Mubarak merupakan pesantren salafi yang konsisten menjaga tradisi keilmuan Islam melalui pengkajian kitab-kitab klasik (kitab kuning). Dalam perjalanannya, pesantren ini terus berkembang dan menjadi tempat menimba ilmu bagi santri yang berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kabupaten Kuningan dan wilayah Jawa Barat, tetapi juga dari Provinsi Banten dan Provinsi Riau.
Rangkaian haul diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, dan doa bersama yang dipersembahkan untuk para pendiri, masyayikh, serta keluarga besar Pondok Pesantren Dar El Mubarak. Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Mustofa, yang mengajak seluruh jamaah untuk meneladani keikhlasan, keteguhan, dan perjuangan para ulama dalam berdakwah serta menjaga tradisi keilmuan pesantren sebagai benteng moral umat.
Tema “Sapa Sing Ngurusi NU Bakalan Diaku Santri Kula” menjadi pesan utama dalam peringatan haul tahun ini. Tema tersebut mengandung makna bahwa siapa pun yang mengabdikan diri untuk mengurus, merawat, dan membesarkan Nahdlatul Ulama merupakan bagian dari perjuangan para ulama yang harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus.
Selain menjadi momentum mendoakan para pendiri pesantren, haul juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antara keluarga besar pesantren dengan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkokoh komitmen dalam menjaga tradisi pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan akhlak.
Pimpinan Pondok Pesantren Dar El Mubarak, Kyai Abdul Ghoni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, santri, alumni, donatur, dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan.
Melalui peringatan haul ini, Pondok Pesantren Dar El Mubarak Kaduela berharap nilai-nilai perjuangan para ulama, semangat pengabdian, serta tradisi keilmuan pesantren terus hidup di tengah masyarakat. Diharapkan pula, para santri dapat menjadi generasi yang tidak hanya berilmu dan berakhlak, tetapi juga siap mengabdi kepada agama, bangsa, masyarakat, serta menjaga eksistensi Nahdlatul Ulama sebagai warisan perjuangan para masyayikh.
(DR)
