Suburjagat.co.id | Indramayu – Ditahun ini, CV Rogo Teknik mendapatkan paket APBD Indramayu senilai Rp4,9 miliar. Kegiatan tersebut yaitu peningkatan jaringan irigasi sumbermas. Proyek ini di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR).
Dalam proses tender paket tersebut, CV Rogo Teknik merupakan satu-satunya perusahaan yang mengajukan penawaran harga.
Ketiadaan kompetitor lain, CV Rogo Teknik memenangkan paket peningkatan jaringan irigasi daerah sumbermas dengan tanpa lawan. Informasi mengejutkan terungkap, perusahaan tersebut diduga dipinjam oleh oknum yang memiliki kedekatan dengan lingkaran pendopo.
Dugaan mengejutkan ini terungkap setelah Direktur CV Rogo Teknik, Roin, secara terang-terangan bahwa perusahaannya dipinjam oleh seseorang berinisial HLM untuk mengerjakan proyek peningkatan jaringan irigasi daerah sumbermas.
“Dibawa HLM (nama diinsialkan_red),”Jawabnya saat dihubungi awak media Suburjagat.co.id, pada Minggu (19/07/2026).
Menanggapi kabar miring tersebut, Ketua Forum Peduli Indramayu (FPI) Masdi, berpendapat bahwa praktik pinjam bendera (perusahaan) dalam pengadaan barang dan jasa yang dibiayai dari dana pemerintah dinilai melanggar prinsip persaingan usaha sehat dan etika pengadaan.
Terlebih, seseorang yang disebutkan oleh Direktur CV Rogo Teknik memiliki kemiripan nama dengan oknum yang santer dikabarkan merupakan sosok yang mengkondisikan paket APBD Indramayu sejak kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, yakni sejak tahun 2025.
“Praktik pinjam bendera melahirkan persaingan usaha yang tidak sehat, dan dugaan monopoli. Apa lagi nama yang disebutkan persis dengan oknum yang santerdikabarkan mampu mengendalikan paket APBD,”Ujar Masdi.
Masdi berkomitmen, akan terus menelusuri dan menindaklanjuti dugaan tersebut agar supaya terungkap. Pihaknya akan berkolaborasi dengan pihak-pihak berwenang untuk mengungkap hal tersebut ke publik.
Selain peningkatan jaringan irigasi daerah sumbermas Rp4,9 miliar, berikut deretan paket APBD Indramayu tahun 2026 yang dimenangkan CV Rogo Teknik.
1. Normalisasi Embung Telukagung, Kecamatan Indramayu, senilai Rp397.611.339,45.
2. Normalisasi Pembuang Desa Cangkring 2, Kecamatan Cantigi, senilai Rp198.479.150,06.
3. Normalisasi Saluran Pembuang Prawira Kepolo senilai Rp397.917.305,03.
4. Normalisasi Saluran Pembuang Rambatan Lama Desa Cidempet senilai Rp397.872.334,56.
Jika ditotal berdasarkan data tersebut di atas, tahun ini CV Rogo Teknik mendapatkan sebanyak 5 paket infrastruktur APBD Indramayu di Dinas PUPR dengan nilai keseluruhan mencapai kurang lebih sebesar Rp.6,3 miliar.
Sementara, tim media beserta FPI masih melakukan upaya konfirmasi terhadap HLM terkait dugaan pinjam bendera tersebut. Hingga berita ini disusun, redaksi membuka ruang klarifikasi maupun hak jawab kepada pihak yang bersangkutan guna keberimbangan informasi.
(RN/Tim)
