Suburjagat.co.id | Indramayu – Raut bahagia menyelimuti wajah warga Desa Pagirikan, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu. Setelah sekian lama menanti dalam kesabaran dan keteguhan, akhirnya impian mereka terwujud. Jalan rusak yang selama ini menjadi momok di Blok Pecantilan mulai diperbaiki. Jalan yang dulu dipenuhi lubang, becek saat hujan, dan membahayakan keselamatan pengendara, kini berubah menjadi akses yang lebih layak dan aman dilalui.
Proyek perbaikan jalan ini dikerjakan oleh PT. Sejajar Sejahtera Bersama, dengan sumber pendanaan berasal dari anggaran aspirasi tahun 2025 sebesar Rp190.642.000. Proyek ini bukan hanya tentang perbaikan infrastruktur, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Pasalnya, pengerjaannya turut melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja, memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga, terutama mereka yang terdampak kondisi ekonomi pasca pandemi.
“Saya sampai terharu,” ungkap Sukarta (54), warga Blok Pecantilan, dengan suara yang sedikit bergetar. “Dulu jalan ini rusaknya luar biasa. Kalau hujan, air menggenang, dan banyak motor yang tergelincir. Anak-anak sekolah pun sering susah lewat. Sekarang alhamdulillah, sudah diperbaiki. Kami merasa lebih aman dan nyaman.”
Perasaan lega juga disampaikan oleh Wati (39), seorang pedagang sayur keliling. Ia mengaku sangat terbantu dengan perbaikan jalan tersebut. “Biasanya kalau musim hujan, saya harus memutar arah cukup jauh karena jalan becek dan dalam. Sekarang jalannya sudah bagus, saya bisa langsung ke kampung sebelah. Jualan jadi lebih cepat, mudah-mudahan juga lebih laris,” katanya sambil tersenyum bahagia.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang rusak parah telah menjadi keluhan utama warga. Tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memperlambat roda perekonomian. Jalan ini merupakan akses vital bagi banyak sektor, mulai dari petani tambak, nelayan, hingga pelaku UMKM yang bergantung pada kelancaran distribusi barang dan jasa. Perbaikan jalan ini membuka peluang baru bagi peningkatan ekonomi warga.
Harapan besar kini tertuju pada kelangsungan dan kualitas proyek. Perbaikan ini dijadwalkan selesai dalam beberapa hari ke depan, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan progres pekerjaan di lapangan. Warga berharap pengerjaannya dilakukan dengan standar terbaik agar hasilnya dapat dinikmati dalam jangka panjang dan tidak mudah rusak kembali.
Lebih dari sekadar beton dan aspal, pembangunan ini menjadi simbol hadirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di tengah-tengah masyarakat. Perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat seperti akses jalan adalah bentuk nyata keberpihakan pada pembangunan yang merata dan berkeadilan.
Kini, warga Desa Pagirikan dapat melangkah dengan lebih yakin. Mereka tidak hanya menyaksikan perubahan fisik, tapi juga merasakan hadirnya harapan baru. Jalan yang dulu rusak dan memprihatinkan, kini berubah menjadi jalur masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga.
(Advertorial Media)
