Suburjagat.co.id | Indramayu – Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB, H. Dedi Wahidi, menghadiri kegiatan Semarak Budaya dalam ulang tahun Senter Festival ke-8 yang digelar di Gedung Kesenian Mama Soegra, Jalan Veteran No. 3, Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Gumelar Seni Gebyar Budaya” tersebut menjadi ruang bagi para penggiat seni dan budaya untuk menampilkan berbagai kreativitas sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya daerah. Acara tersebut turut dihadiri para Wakil Rektor Universitas Darul Ma’arif Indramayu, Ketua Dewan Kesenian Indramayu, Sekretaris Jenderal Dewan Kesenian Indramayu, Sekretaris Jenderal Wajan, para penggiat seni, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta sejumlah tamu undangan.
Senter Festival yang telah memasuki usia tahun kedelapan tahun ini mendapat perhatian karena mampu mempertemukan berbagai kelompok seni dari sanggar maupun perguruan tinggi. Antusiasme masyarakat dan para pelaku seni terlihat dari banyaknya penonton yang hadir untuk menyaksikan pertunjukan budaya.
Rahmat Ketua Senter Universitas Darul Ma’arif (UDM) menjelaskan, Senter Festival menjadi wadah bagi para penggiat seni budaya dari berbagai sanggar dan universitas untuk berkumpul, berkreasi, serta bersama-sama menjaga warisan budaya leluhur.
“Senter Festival ini mewadahi para penggiat seni budaya dari berbagai sanggar dan universitas lain yang menyukai kesenian untuk bersama-sama membangun dan melestarikan budaya warisan leluhur agar tidak terkontaminasi budaya luar,” ujar Rahmat.
Ia mengaku bangga sekaligus terharu melihat antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, jumlah penonton dan dukungan para penggiat seni bahkan melampaui ekspektasi panitia.
“Saya sangat bangga dan terharu karena acara ini dianggap sangat berhasil, malah saya rasa di luar ekspektasi kita dengan melihat membludaknya penonton dan antusias para penggiat seni untuk mendukung terselenggaranya kegiatan Senter Festival ini,” ungkapnya.
Rahmat menambahkan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah mempertahankan keberadaan seni dan budaya agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Generasi muda diharapkan ikut mengambil peran dalam mengenal, mencintai, dan meneruskan kesenian daerah.
Dalam kesempatan tersebut, H. Dedi Wahidi menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh penggiat seni yang telah berkontribusi menyukseskan Senter Festival. Ia menilai keberagaman kesenian di Indramayu merupakan kekayaan budaya yang patut dibanggakan dan terus diperkenalkan hingga tingkat dunia.
“Saya ucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara ini dan memberikan apresiasi kepada panitia dan penggiat seni yang mendukung serta berkontribusi atas kesuksesan acara Senter Festival ini. Saya bangga dengan beragamnya kesenian, khususnya di Indramayu, yang bisa dikenal oleh dunia,” kata H. Dedi Wahidi.
Ia mencontohkan kiprah maestro tari topeng Indramayu, almarhumah Mimi Rasinah, yang menurutnya menjadi salah satu bukti bahwa seni budaya Indramayu memiliki nilai dan daya tarik yang mampu menembus kancah internasional.
Melalui Senter Festival, diharapkan semangat pelestarian seni dan budaya terus tumbuh di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indramayu kepada masyarakat luas dan menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
(Red)
