Suburjagat.co.id | Indramayu — Ratusan nelayan memadati kapal dalam prosesi puncak tradisi nadran 2026 yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangsong, Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Rabu (8/4/2026). Tradisi tahunan yang sarat makna spiritual dan budaya ini berlangsung khidmat, sekaligus meriah dengan partisipasi masyarakat pesisir.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra tersebut mencapai puncaknya melalui ritual sakral pelarungan (larung) kepala kerbau ke perairan laut utara Indramayu. Prosesi ini menjadi simbol ungkapan rasa syukur para nelayan kepada Allah SWT atas hasil laut yang melimpah, serta doa untuk keselamatan dan keberkahan dalam melaut di masa mendatang.
Sejak pagi hari, rangkaian acara telah dimulai dengan arak-arakan maron yang bergerak dari KPL Mina Sumitra menuju TPI Karangsong. Iring-iringan tersebut diikuti oleh para nelayan, pengurus koperasi, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyaksikan jalannya tradisi.
Ketua KPL Mina Sumitra, H. Suwarto, bersama Ketua Panitia Amsori, turut hadir memimpin jalannya kegiatan. Selain itu, ratusan nelayan dari berbagai wilayah pesisir Indramayu juga ambil bagian dalam prosesi ini, menunjukkan kuatnya kebersamaan dan solidaritas komunitas nelayan.
Memasuki puncak acara, para nelayan dan warga menaiki kapal-kapal yang telah disiapkan untuk mengiringi pelarungan kepala kerbau ke tengah laut. Suasana haru dan khidmat terasa saat doa bersama dipanjatkan, mengiringi pelepasan sesaji ke laut sebagai simbol pengharapan akan keselamatan dan kesejahteraan.
Tradisi nadran tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga perayaan budaya yang mempererat hubungan sosial masyarakat pesisir. Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari doa bersama, ruwatan, pertunjukan wayang kulit, hingga hiburan rakyat yang dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Melalui tradisi ini, masyarakat nelayan Karangsong tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga meneguhkan nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur, serta harapan akan masa depan yang lebih baik di tengah tantangan kehidupan laut.
(Red)
