Suburjagat.co.id | Indramayu – Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu menggelar rapat kerja bersama sejumlah mitra kerja dalam rangka membahas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan yang masuk dalam perubahan anggaran benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan serta kondisi yang berkembang di lapangan.
Rapat kerja berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu, Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu, Ibnu Rismansyah, S.H., dan dihadiri perwakilan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bapperida Kabupaten Indramayu, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu.
Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Indramayu melakukan pembahasan secara mendalam terhadap program, kegiatan, capaian pelaksanaan, kendala yang ditemukan di lapangan, serta kebutuhan anggaran yang mengalami perubahan. Pembahasan dilakukan agar setiap penyesuaian anggaran mempunyai dasar yang jelas dan dapat mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu, Ibnu Rismansyah, menekankan pentingnya pembahasan secara rinci terhadap setiap program dan kegiatan yang mengalami perubahan anggaran. Menurutnya, perubahan APBD bukan hanya berkaitan dengan penyesuaian angka dalam dokumen anggaran, tetapi juga harus memperhatikan manfaat dan dampak pelaksanaan program bagi masyarakat.
Komisi IV juga mendorong agar perangkat daerah dapat menyampaikan kebutuhan anggaran berdasarkan kondisi riil serta prioritas pelayanan kepada masyarakat. Setiap kegiatan diharapkan memiliki target dan indikator yang terukur sehingga pelaksanaannya dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala.
Dalam pembahasan sektor perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menyampaikan sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian dalam perubahan APBD 2026. Kebutuhan tersebut antara lain berkaitan dengan peningkatan sarana dan prasarana perhubungan, bidang lalu lintas dan angkutan, serta dukungan biaya lembur personel yang terlibat dalam kegiatan CFN (Car Free Night).
Ali Fikri menjelaskan, dukungan anggaran tersebut diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan Dinas Perhubungan, terutama pada kegiatan yang membutuhkan keterlibatan personel di luar jam kerja. Pengaturan lalu lintas, pelayanan masyarakat, serta pengamanan dan kelancaran kegiatan menjadi bagian dari tugas yang harus dipersiapkan secara baik.
Pembahasan bersama Komisi IV sekaligus menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan. Dengan evaluasi tersebut, kebutuhan anggaran diharapkan dapat disesuaikan dengan tingkat urgensi dan kebutuhan pelayanan di lapangan.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu memaparkan sejumlah kebutuhan yang berkaitan dengan penanganan persoalan persampahan. Salah satu fokus pembahasan dalam perubahan APBD 2026 adalah kebutuhan pengadaan alat berat serta penyediaan lahan yang dapat mendukung pengelolaan sampah di Kabupaten Indramayu.
Ketersediaan alat berat dinilai penting dalam menunjang pekerjaan di lapangan, khususnya untuk mendukung proses penanganan dan pengelolaan sampah. Selain itu, kebutuhan lahan juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar pengelolaan persampahan dapat dilakukan secara lebih terencana.
Komisi IV meminta agar program penanganan sampah disusun secara terukur dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung terciptanya sistem pengelolaan lingkungan yang lebih tertata.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu turut memaparkan sejumlah program yang menjadi perhatian dalam pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Beberapa program yang dibahas berkaitan dengan tata kelola lingkungan dan sosial serta program jaminan kesehatan masyarakat.
Komisi IV mendorong agar program yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap memperoleh perhatian dalam penyusunan perubahan anggaran. Setiap alokasi anggaran diharapkan mempunyai tujuan yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan dalam pelaksanaannya.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Indramayu, Diyanto, mengatakan bahwa realisasi kegiatan yang telah dilaksanakan maupun kegiatan yang mengalami perubahan anggaran diharapkan tetap mampu memenuhi target yang telah ditetapkan.
“Realisasi kegiatan yang sudah dilaksanakan dan mengalami perubahan anggaran diharapkan tetap dapat memenuhi target yang telah ditetapkan. Kami ingin setiap perubahan anggaran benar-benar mendukung pencapaian program dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Diyanto.
Ia menambahkan, pembahasan bersama mitra kerja menjadi bagian penting untuk memastikan perubahan APBD 2026 disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Dengan adanya pembahasan secara terbuka dan terperinci, setiap program diharapkan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, serta tepat sasaran.
Rapat kerja Komisi IV bersama Bapperida, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026. Melalui proses tersebut, DPRD dan pemerintah daerah terus melakukan penyelarasan antara kebutuhan anggaran, target pembangunan, serta kepentingan pelayanan masyarakat.
Komisi IV berharap hasil pembahasan dapat menjadi bahan dalam penyempurnaan perubahan anggaran sehingga program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan program juga akan menjadi bagian penting untuk memastikan anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.
(Advertorial Media)
