Suburjagat.co.id | Indramayu – Kepala Dinas (Kadis) Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Indramayu, Iman Sulaeman, mendadak menjadi pusat perhatian dan perbincangan publik, pada Rabu (17/06/2026).
Pasalnya, harta kekayaan mantan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Indramayu itu mengalami lonjakan signifikan setelah hampir satu tahun menjabat sebagai pucuk pimpinan di Dinas P2KBP3A Indramayu.
Berdasarkan data di LHKPN KPK, tertera total harta kekayaan bersih yang dilaporkan Iman Sulaeman setelah hampir satu tahun menjabat sebagai Kadis P2KBP3A Indramayu tembus di angka Rp 8 miliar. Angka ini jauh lebih tinggi jika dibanding saat awal ia menjabat yang hanya sebesar Rp 1,2 miliar.
Lonjakan kenaikan hingga Rp 6,8 miliar ditengah jabatannya yang terbilang masih baru itu sontak membuat publik melongo dan tercengang. Perubahan angka yang signifikan tersebut terjadi pada bagian kas dan setara kas yang sebelumnya hanya Rp 70 juta menjadi Rp 939 juta.
Perubahan yang lebih menakjubkan dalam laporan harta kekayaan pejabat kelahiran tahun 1974 itu terjadi pada bagian harta lainnya, dimana yang sebelumnya tidak ada nominal sama sekali alias nol, kini berubah sangat drastis hingga mencapai Rp 6,1 miliar.
Data harta kekayaan Iman Sulaeman di awal karirnya menjabat Kadis P2KBP3A Indramayu dilaporkan sebesar Rp 1,8 miliar yang meliputi tanah dan bangunan Rp 1,2 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 353 juta, harta bergerak lainnya Rp 215 juta, kas dan setara kas Rp 70 juta.
Dari nominal Rp 1,8 miliar tersebut, belum terpotong hutang yang besarannya Rp 612 juta sehingga total harta kekayaan bersihnya sebesar Rp 1,2 miliar. Laporan ini disampaikan ke KPK pada tanggal 15 November 2025, di awal Iman Sulaeman menjabat Kadis P2KBP3A Indramayu.
Selanjutnya, harta kekayaan Iman Sulaeman yang disampaikan pada tanggal 10 Februari 2026 periodek 2025 langsung tembus di angka Rp 8 miliar belum terpotong hutang.
Adapun yang lebih rincinya yaitu terdiri dari tanah dan bangunan Rp 1,2 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 353 juta, harta bergerak lainnya Rp 215 juta, kas dan setara kas Rp 939 juta, harta lainnya Rp 6,1 miliar.
Dari sub total Rp 8,8 miliar tersebut, belum termasuk terpotong hutang sebesar Rp 820 juta, sehingga total bersih harta kekayaan Iman Sulaeman setelah hampir satu tahun menjabat Kadis P2KBP3A Indramayu yaitu Rp 8 miliar.
Peningkatan jumlah total harta kekayaan Kadis P2KBP3A yang spektakuler ditengah jabatannya yang belum genap satu tahun tersebut memunculkan tanda tanya besar publik mengenai sumbernya.
Diketahui, Iman Sulaeman dilantik menjadi Kadis P2KBP3A Indramayu oleh Bupati Lucky Hakim pada tanggal 27 Juni 2025 bersama 39 pejabat lainnya yang terkena mutasi yang terdiri dari 16 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 23 pejabat fungsional.
Sementara belum ada penjelasan dari Kadis P2KBP3A Indramayu, Iman Sulaeman terkait lonjakan total harta kekayaannya yang spektakuler tersebut. Hingga berita ini dibuat, Suburjagat.co.id membuka ruang klarifikasi maupun hak jawab kepada yang bersangkutan guna keberimbangan informasi.
(Roni/Tim)
