Suburjagat.co.id | Indramayu – Bak mobil pengangkut sampak dengan kondisi bolong berdiameter cukup besar milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu yang belakangan ini masih saja beroperasi, terus diperbincangkan publik, pada Jum’at (06/03/2026).
Pemandangan memprihatinkan tersebut tampaknya kurang menarik minat Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk memberikan tanggapan terkait kondisi bak mobil pengangkut sampah yang bolong berdiameter cukup besar namun masih tetap digunakan oleh jajarannya.
Pasalnya, saat Suburjagat.co.id meminta tanggapannya melalui pesan whatsapp, pada Jum’at (06/03/2026), Bupati Indramayu Lucky Hakim tidak merespon sepatah kata pun meski kondisi nomor whatsapp dihandphonenya centang 2 (dua) menandakan aktif.
Diberitakan sebelumnya, mobil pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, terpantau melintasi jalur waduk Bojongsari Kecamatan Indramayu, hingga mencuri perhatian publik, pada Kamis (05/03/2026) sore.
Yang bikin publik gagal fokus bukan karena aktivitasnya, melainkan karena kondisi bak mobil pengangkut sampah tersebut sudah bolong dengan diameter cukup lebar. Pemandangan ini pun dinilai sangat memprihatinkan. Mengingat, kendaraan tersebut merupakan milik pemerintah Kabupaten Indramayu yang notabenenya dibiayai dari uang negara.
Belum diketahui secara pasti nomor seri kendaraan berplat warna merah itu. Namun, terlihat bahwa mobil pengangkut sampah yang didominasi warna kuning cerah tersebut diduga kuat merupakan milik DLH Kabupaten Indramayu.
Seorang aktivis asli Indramayu, Rahayu, merasa prihatin mengetahui fenomena mobil pengangkut sampah milik DLH Indramayu dengan kondisi bolong-bolong namun masih saja digunakan untuk beroperasi, apa lagi di wilayah jantung kota Indramayu.
Alhasil, ia juga menyoroti anggaran untuk pemeliharaan sarana prasarana di DLH Indramayu salah satunya mobil pengangkut sampah. Menurutnya, kondisi bak demikian sangat kurang layak untuk tetap digunakan mengangkut sampah.
“Kondisi bak nya sangat prihatin, bolong diameternya cukup besar, sudah tidak layak digunakan,”Tuturnya sembari geleng kepala, mengisyaratkan rasa heran yang mendalam dan keprihatinannya atas pemandangan tersebut.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, saat dihubungi melalui pesan whatsapp mengatakan bahwa ia sudah menegur sopir yang bersangkutan, dan agar bak tersebut tidak digunakan lagi.
“Sudah saya tegur sopirnya, agar tidak digunakan lg.”Tulisnya singkat.
Sekedar informasi, Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil bupati Indramayu Syaefudin, dalam kepemimpinannya memiliki visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi kerakyatan, Aman, Nyaman, Gotong Royong).
Poin-Poin Utama Visi Indramayu Reang tersebut yaitu:
• Religius: Membangun masyarakat dan aparatur pemerintahan yang berakhlak mulia serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan toleransi.
• Ekonomi Kerakyatan: Memperkuat Koperasi, UMKM, ekonomi kreatif, serta BUMD/BUMDesa untuk pemerataan kesejahteraan.
• Aman & Nyaman: Menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga, pendatang, dan dunia usaha.
• Gotong Royong: Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
Berkaitan dengan kondisi bak mobil pengangkut sampah yang bolong berdiameter cukup besar namun masih beroperasi tersebut, publik mendesak kepada pihak berwenang untuk mengaudit seluruh anggaran tahun anggaran 2025 di DLH Indramayu, satu diantaranya dana pemeliharaan sarana dan prasarana.
(Roni)
