Suburjagat.co.id | Indramayu – Kondisi Penerang Jalan Umum (PJU) mati total di Jalan Bojongsari Kelurahan Bojongsari Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, tepatnya di jalur air terjun buatan, menjadi keluhan masyarakat sejak tahun 2025 kemarin, pada Kamis (08/01/2026).
Kondisi tersebut menjadikan suasana malam hari menjadi gelap gulita seperti situasi di sekitar hutan tanpa pencahayaan lampu. Padahal, jika dilirik dari letak geografis, area tersebut tidak jauh dari jantung kota Indramayu.
Keluhan masyarakat terkait kondisi PJU mati total seperti tidak digubris oleh pihak terkait. Pasalnya, meski diinformasikan sejak menjelang akhir tahun 2025, namun hingga saat ini kondisi PJU tersebut tidak ada perubahan dari sebelumnya, di mana keseluruhan lampu penerang masih mati total.
Sekedar informasi, permasalahan tersebut sebelumnya sudah diberitakan oleh media ini. Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana, Mahfud, kemudian merespon dan berjanji akan segera memperbaiki.
“Ok, makasih infonya mas, insyaallah segera kami perbaiki,”Janjinya lewat pesan whatsapp, pada Rabu (24/12/2025) lalu.
Komitmen tersebut awalnya seperti angin segar yang berhembus memberikan hawa sejuk bagi masyarakat khususnya warga setempat.
Namun sayangnya, harapan tersebut hanyalah sebuah penantian tanpa adanya kepastian. Pasalnya, hingga saat ini kondisi PJU di Jalan Bojongsari tepatnya jalur depan BSI air terjun buatan itu tak kunjung diperbaiki dan masih mati total.
Desakan publik kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera memperbaiki PJU yang mati total tersebut guna keamanan dan kenyamanan masyarakat sebagaimana dalam visi misi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong).
(Tim/Red)
