Suburjagat.co.id |Indramayu – Pemerintah Desa Karangsong kembali menggelar tradisi adat Sedekah Bumi yang berlangsung meriah dan khidmat dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan budaya tahunan ini dilaksanakan di Desa Karangsong dan menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan warga sekaligus melestarikan tradisi leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Acara Sedekah Bumi tersebut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya tradisional. Sejak pagi hari, warga antusias mengikuti arak-arakan yang mengelilingi desa dengan membawa hasil bumi sebagai simbol rasa syukur. Arak-arakan tersebut melibatkan tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, hingga para ibu rumah tangga, yang bersama-sama mengenakan busana adat dan pakaian khas daerah.
Kemeriahan semakin terasa dengan ditampilkannya tarian tradisional Tari Topeng yang menjadi ikon budaya daerah, serta pertunjukan kesenian Kuda Lumping yang memukau masyarakat. Penampilan seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda agar mengenal dan mencintai budaya lokal. Warga dan tamu undangan tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Kuwu Desa Karangsong, Kadbarih, menyampaikan bahwa tradisi adat Sedekah Bumi memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat. “Salah satu tujuan diadakannya tradisi adat Sedekah Bumi ini adalah untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki, keselamatan, dan hasil bumi yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Karangsong,” ungkapnya pada Minggu (14/12/2025).
Menurut Kadbarih, selain sebagai ungkapan rasa syukur, Sedekah Bumi juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan persatuan warga desa. Ia berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin yang mampu menjaga identitas budaya desa di tengah perkembangan zaman.
Pada malam hari, rangkaian acara Sedekah Bumi ditutup dengan kegiatan tasyakuran yang diikuti oleh masyarakat setempat. Tasyakuran tersebut diisi dengan doa bersama sebagai harapan agar ke depan Desa Karangsong senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, serta kemakmuran bagi seluruh warganya.
Dengan terselenggaranya tradisi adat Sedekah Bumi ini, Pemerintah Desa Karangsong berkomitmen selalu mendukung program pemerintah Visi Misi Reang yang terus menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal sebagai bagian dari jati diri dan kekayaan budaya bangsa.
(Red)
