Suburjagat co id|| Indramayu
Sejak kamis sampa sekarang Hujan terus mengguyur wilayah kabupaten Indramayu, diketahui beberapa hari terakhir ini. Meskipun diguyur hujan berintensitas sedang beberapa warga mengeluh udara dingin dan cemas karena jemuran pakaian yang telah dicuci belum mengering.
Seperti yang di sampaikan Aniyah ibu rumah tangga warga Sindang mengeluh banyak jemuran yang belum mengering karena setiap hari diguyur hujan. Apalagi di rumahnya ada seorang balita
“Hujan terus beberapa hari ini menjadikan udara dingin, apalagi jemuran gak kering kering padahal ada cucu yang masih kecil. Ya akhirnya kita keringkan dengan panas setrika dan lampu saja hehe”, keluh Ani.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari website resmi bmkg.go.id pada hari Rabu ini (21/01/25) wilayah Indramayu terjadi hujan ringan dengan suhu udara 29° celcius.
Dengan kecepatan angin 10 km/ jam mengarah ke arah barat. Sedangkan pada malam hari diperkirakan muncul awan tebal dengan suhu udara 28° celcius.
Sedangkan pada hari berikutnya (kamis) BMKG memperkirakan terjadi hujan ringan pada pagi hari dengan suhu udara 25° celcius dan siang hari berganti awan tebal, kemudian pada sore hari akan terjadi hujan ringan kembali dengan suhu udara 27° celcius kecepatan angin 30 km/jam.
Beberapa Petani mulai resah akibat hujan yang terus menerus pasalnya banya para petani yang sudah mulai masuki masa tanam,
Musim penghujan awal tahun 2026 juga merendam berbagai kelurahan dan Desa du Kabupaten Indramayu, mnembuat aktifitas masyarakat lumpuh, terlihat di berbagai media sosial warga Indramayu mengimformasikan keadaan Desa mnasing masing,
Dampak dari intensitas air hujan, beberapa ruas jalan menjadi rusak dan berlubang, hingga pengendara meningkatkan kewaspadaanya, dalam beberapa hari banyak kejadian kecelakaan tunggal, akibat jalan berlubang,
Salah satu korban mengatakan bahwa insfrastruktur jalan di kota Mangga banyak kerusakan, akibat terendam karena kurangnya drainase jalan serta tidak adanya pembuangan air di bahu jalan jalan kota
“Dari jalan kartini dan panjaitan SC, mt haryono serta gatot subroto, banyak genangan air, saya sempat ga mengetahui bahwa ada lubang, hampir hampir saya celaka karena ban kendaraan masuk lobang “ujar wayat
Red
