Suburjagat.co.id | Indramayu, — Arus mudik dan balik pada libur Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Indramayu terpantau aman dan lancar. Sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura), mulai dari perbatasan Indramayu di Jembatan Sewo hingga perbatasan Cirebon, kondisi lalu lintas relatif terkendali dengan angka kecelakaan yang minim.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan sejak 12 Maret 2026 hingga masa arus balik, situasi di jalur utama Pantura Indramayu menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama tahun lalu, angka kecelakaan tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun ini.
Data sementara menunjukkan jumlah kendaraan roda dua yang memasuki wilayah Kabupaten Indramayu mencapai sekitar 15.000 unit. Sementara itu, kendaraan roda empat mengalami peningkatan signifikan, baik yang melintas di ruas Tol Cipali maupun jalur arteri Pantura.
Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama instansi terkait turut berperan aktif dalam menjaga kelancaran arus mudik dengan mendirikan sejumlah posko pelayanan terpadu. Posko tersebut tersebar di titik-titik strategis, baik di jalur Pantura maupun akses tol, guna memberikan pelayanan dan pengamanan bagi para pemudik.
Kepadatan lalu lintas di beberapa titik juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat lokal serta arus balik dari kawasan wisata di sekitar Indramayu. Meski demikian, penerapan manajemen lalu lintas yang baik mampu menjaga arus kendaraan tetap mengalir dengan lancar, sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Selain itu, penurunan angka kecelakaan yang cukup signifikan dibandingkan periode Operasi Ketupat 2025 menjadi indikator keberhasilan pengelolaan lalu lintas serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman selama musim mudik Lebaran tahun ini.
Dengan kondisi tersebut, jalur Pantura Indramayu pada libur Lebaran 2026 dinilai lebih aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi para pemudik yang melintas.
(Widy)
