Suburjagat co id || Indramayu
Sejumlah pelaku UMKM yang di dominasi perwakilan perempuan, juga Kader PAC PKS se-Kecamatan Lohbener dan Tokoh masyarakat serta undangan lainnya mnenghadiri Acara yang di Gelar Oleh Anggota Komisi lll DPRD Indramayu H, Ruswa dalam Reses tahun 2026 yang membangun
H, Ruswa dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir,
“Terima kasih kepada Bapak Ibu yang telah hadir serta para pelaku umkm yang telah menyempatkan untuk hadir di acara ini,” katanya.
H, Ruswa mengatakan dalam mengawali pidatonya, akan berusaha terus mendorong secara penuh peran Umkm untuk menciptakan masyarakat mandiri serta memperluas lapangan pekerjaan di Kabupaten Indramayu,
Partai PKS juga akan memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk bersinergi menjalin komunikasi yang baik dengan anggota DPRD indramayu sebagai instrumen pemerintah,
“ Kami akan terus memberikan pembinaan pemberdayaan ekonomi kreatif, agar perempuan khususnya kelompok Ibu-Ibu yang tidak bekerja secara formal punya aktifitas dan bisa menghasilkan nilai pendapatan tambahan, kemudian dari pada itu, PKS akan mendorong pemerintah agar hadir lebih konkrit untuk berikan fasilitas,” ujarnya.
Menurut H Ruswa menyatakan, Provinsi Jawa Barat telah mempunyai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif di Provinsi Jawa Barat.
Ia menjelaskan, pengembangan ekonomi kreatif adalah upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi, dunia usaha, perguruan tinggi, pendidikan vokasi, media, komunitas, dan masyarakat dalam bentuk penciptaan iklim usaha, pembinaan, pemetaan, pengawasan serta penguatan usaha kreatif dan industri kreatif.
Pengembangan ekonomi kreatif ini berfungsi untuk pertama, menyejahterakan masyarakat Indramayu dan meningkatkan pendapatan daerah. Kedua, membuka lapangan kerja baru, iklim usaha kreatif, kondusif, berdaya saing nasional dan global. Ketiga, mengkolaborasikan atau melestarikan keberpihakan pada nilai-nilai seni dan budaya bangsa. Keempat, memaksimalkan pemberdayaan dan potensi sumber daya manusia kreatif dan inovatif di Desa Desa. Dan kelima, rencana pembangunan daerah yang mengutamakan ekonomi Kreatif.
Dalam kesempatan tanya jawab, sejumlah Undangan menyampaikan beberapa keluhan kepada H, Ruswa pasca bencana Banjir saat masuk musim penghujan, jalan jalan yang di genangi air aklibat kurangnya drainase membuat pelaku umkm yang disepanjang jalan protokol terdampak berkurangnya pendapatan mereka,
Ada juga pemukiman warga yang tenggelam akiba Dampak dari pembangunan darinase modern,
Serta masyarakat juga mengeluhkan problematika sistem BPJS, yang mekanisme realitanya masih belum dirasakan manfaatnya bagi masyarakat banyak akibat banyaknya aturan dan syarat yang selalu membuat masyarakat Indramayu kebingungan,
“Saya akan tampung semua keluhan, lalu akan menjdi bahan kajian saat rapat dewan nanti,” tuturnya
Red
