Suburjagat.co.id | Indramayu – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen berharga bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Indramayu. Bagi Pemerintah Daerah, momentum ini tidak hanya sekadar seremonial tahunan, melainkan juga ajang refleksi sejauh mana perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dapat diteruskan dalam bentuk kerja nyata.

Bupati Indramayu menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 RI harus menjadi pengingat penting tentang arti kemerdekaan yang sesungguhnya. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan terbebas dari penjajahan, tetapi juga diukur dari sejauh mana bangsa Indonesia, khususnya Indramayu, mampu berdikari, mandiri, serta membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

“Momentum kemerdekaan ini harus menjadi bahan refleksi bagi kita semua, apakah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan sudah kita isi dengan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Inilah saatnya kita membuktikan bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di hati kita,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Indramayu untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Dengan semangat gotong royong yang diwariskan para pendiri bangsa, Indramayu diyakini mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Indramayu sepanjang tahun 2025. Di antaranya, realisasi investasi hingga Juni 2025 yang mencapai Rp1,58 triliun. Angka ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Indramayu. Selain itu, pemerintah daerah juga berhasil menerbitkan lebih dari 10.000 izin usaha, yang secara langsung mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat.
Di sektor pertanian, yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian Indramayu, luas tanam pertanian berhasil ditingkatkan menjadi 243.000 hektare. Keberhasilan ini tidak hanya menjamin ketahanan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.
Tak hanya itu, program layanan aduan masyarakat Wong Reang Wadul juga mendapat apresiasi. Melalui sistem ini, lebih dari 90 persen aduan masyarakat dapat diselesaikan secara cepat dan responsif, sehingga menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Capaian lain yang patut dibanggakan adalah penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak kategori Pratama tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam melindungi hak-hak anak sekaligus memberikan ruang tumbuh kembang yang sehat bagi generasi penerus.
Dalam bidang kesehatan, program layanan gratis telah melayani sebanyak 92.611 warga Indramayu sepanjang tahun 2025. Sementara di bidang infrastruktur, pembangunan jalan di lebih dari 400 titik berhasil dilaksanakan, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar.
Bupati menambahkan, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu mendorong partisipasi masyarakat melalui program Car Free Day dan Car Free Night.
“Pembangunan masif dan berkelanjutan akan terus diupayakan demi kemajuan Indramayu. Salah satunya melalui program Car Free Day dan Car Free Night yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mendukung UMKM serta mengurangi polusi,” tegasnya.
Dengan semangat 80 tahun Indonesia merdeka, Indramayu berkomitmen menjawab tantangan zaman melalui kerja nyata yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan cita-cita besar bangsa Indonesia: mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
(Advetorial Media)
