Suburjagat.co.id | Indramayu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Endang Effendi, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Endang didampingi oleh Daniel Mutaqien Syafiuddin, anggota DPR RI, serta H. Taufik Hidayat, anggota DPRD Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga.

Acara reses berlangsung pada Minggu (17/08/2025) di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Puluhan warga tampak hadir memenuhi lokasi kegiatan, mulai dari tokoh masyarakat, perangkat desa, pemuda, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran warga tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat mereka.

Dalam sambutannya, Endang Effendi menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan amanat konstitusi dan kewajiban anggota dewan untuk kembali ke daerah pemilihannya. Menurutnya, reses bukan hanya formalitas, melainkan ruang penting untuk menyerap masukan, mendengar keluhan, serta mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Saya hadir di sini bukan hanya sebagai wakil rakyat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat Indramayu yang ingin mendengarkan dan memperjuangkan kepentingan warga. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan saya bawa ke tingkat pembahasan, baik di DPRD Kabupaten maupun berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” ungkap Endang di hadapan peserta reses.
Berbagai persoalan pun muncul dalam dialog antara warga dengan para legislator. Salah satu yang paling banyak dikeluhkan adalah mengenai pelayanan PDAM Tirta Dharma Ayu.
Seorang warga Desa Sindang, H. Hidayat (45), menyampaikan keluhannya terkait distribusi air bersih. Menurutnya, suplai air dari PDAM seringkali mengecil di pagi hari, sehingga menyulitkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau pagi hari, air yang keluar dari PDAM sangat kecil. Padahal, waktu itu kebutuhan air sedang banyak. Kami berharap agar PDAM memperbaiki sistem distribusinya sehingga masyarakat bisa lebih nyaman,” ujar Hidayat.
Selain itu, persoalan infrastruktur juga turut menjadi sorotan warga. Nuryati (35), warga setempat, mengungkapkan harapannya agar pemerintah segera memperbaiki jalan di sekitar pemukiman mereka yang sudah lama rusak.
“Jalan di sekitar rumah saya sudah lama berlubang. Jika musim hujan, jalan berubah menjadi becek dan sulit dilewati. Kami mohon agar segera ada perbaikan demi kenyamanan warga,” tutur Nuryati.
Menanggapi hal tersebut, Endang berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepada pihak terkait. Ia menekankan bahwa persoalan air bersih dan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
Daniel Mutaqien dan H. Taufik Hidayat yang hadir dalam kesempatan itu juga memberikan dukungan penuh. Mereka menegaskan bahwa sinergi antara DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten sangat penting untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara berjenjang.
Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Warga merasa senang karena aspirasinya didengar secara langsung oleh wakil rakyat. Endang berharap momentum ini dapat memperkuat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, sehingga pembangunan di Indramayu semakin merata dan sesuai kebutuhan warga.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan suara rakyat tidak hanya berhenti di forum reses, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga membuahkan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Indramayu.
(Advetorial Media)
