
Suburjagat.co.id | Indramayu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indramayu gelar Sidang Paripurna dalam rangka laporan kegiatan reses masa persidangan 1 tahun 2025, dalam laporan kegiatan reses Fraksi Partai Golkar membahas berbagai aspek yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak kalah penting Fraksi Partai Golkar juga melaporkan kegiatan reses 1 tahun persidangan 2025, terkait aspek pelaksanaan pembangunan.
Dalam pembacaan laporan reses Abdul Rozak Anggota Dewan , menyampaikan “Sebagaimana keputusan hasil rapat Badan musyawarah tanggal 18 Februari 2025, bahwa resep masa persidangan 1 tahun sidang 2025 dilaksanakan selama 6 hari kerja mulai dari tanggal 13, 14, 17, 18, 19 dan 20 Februari 2025. Berdasarkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dan dihimpun anggota fraksi Partai golongan Karya selama proses fase persidangan 1 tahun sidang 2025 di daerah pemilihan masing-masing kemudian melaporkannya kepada pimpinan DPRD melalui fraksi. Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Indramayu menyampaikan laporan” ungkapnya.
1.Aspek penyelenggaraan pemerintah.
Bidang pertanian.
Masyarakat petani mengeluh lamanya pekerjaan proyek normalisasi irigasi yang tak kunjung selesai berimbas pada susahnya akses ketersediaan air dan musim tanam sekarang yang terburuk, di mana bulan Februari baru bisa menanam di mana biasanya bulan 11 atau 12 sudah mulai menanam hendaknya ini menjadi konsen yang serius pemerintahan yang baru.
Begitu wabah yang berkelanjutan di bidang pertanian adalah belum terpolanya penanganan hama terpadu, terutama dalam menangani serangan hama tikus di masa tanam dan hama burung saat padi mulai menguning pemerintah harus hadir di tengah ke kegundahan petani.
Bidang kesehatan.
UHC program jaminan kesehatan untuk mengakses kesehatan adil dan terjangkau kepada seluruh warga, masih mereprsentasi kelambanan layanan, kurang optimal dan kualitas tindakan medis yang belum sesuai ekspektasi masyarakat.
Bidang pendidikan.
Selain tuntutan kualitas pendidikan yang bermuara pada kompetensi pengajar, pemerintah daerah hendaknya mendengarkan kesah tenaga pendidikan yang masih menyisakan antrian panjang diangkatnya tenaga honorer kepegawaian/k2 yang diprioritaskan sehingga dapat meraih mimpi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
Layanan prima.
Dalam penempatan pejabat struktural maupun fungsional, masyarakat berharap diisi dengan pejabat yang memiliki skill yang sangat menguasai di bidang tugasnya/profesional dan berintegritas penempatan yang emosional, pragmatis dan ugal-ugalan atau tidak sesuai kompetensinya menyebabkan lamban dan bertele-tele nya layanan kepemerintahan. Hal ini harus menjadi sharing tersendiri bagi pemerintah dengan posisi bupati dan wakil bupati yang baru.
2. Aspek pelaksanaan pembangunan.
Pada aspek pembangunan infrastruktur yang perlu dibangun antara lain.
- Jalan yang rusak parah lebih parah lagi di musim hujan.
- Pendangkalan sungai dan penanggulan DAS yang saat air bah datang
dan hujan deras mengguyur, meluap hingga ke pemukiman dan lahan pertanian.
- Mohon diseriusi pengadaan sistem pengaman wilayah pemukiman di daerah eretan yang menjadi langganan banjir, kami tekankan banjir rob eretan hendaknya dijadikan fokus kerja yang serius, jangan hanya menjadi langganan posting-an media dan destinasi kunjungan di saat banjir.
- Saluran air pertanian yang kurang normal.
- Pembuatan Embung dan tutupan air.
- Pembuatan TPT pertanian dan jalan.
- Saluran drainase di pemukiman banyak yang tidak berfungsi.
- PJU banyak yang mati dan jalan gelap tanpa PJU.
- Pembangunan jembatan penghubung desa.
- Pembangunan infrastruktur sarana tempat pemakaman umum TPU pemagaran dan perluasan TPU.
- TPS masih sangat terbatas, dengan pengaturan yang tidak jelas, indikatornya jelas sampah berserakan di banyak tempat pembuangan sampah.
- Perlu dibangunnya TPS baru disandingkan dengan keterbatasan kapasitas dan jarak TPA.
- Masih kurangnya lahan terbuka hijau dan reboisasi.
- Sarana organisasi pemuda seperti sekretariat dan sarana olahraga ataupun hobi.
- pembangunan ruang kelas baru PAUD, SD dan sekolah swasta.
3. Aspek pembinaan kemasyarakatan.
Belanja masalah pada aspek pembinaan kemasyarakatan yang terhimpun melalui kegiatan reses masa persidangan 1 tahun sidang 2025 antara lain.
Game online, judul dan pinjol.
Lemahnya pembinaan kesadaran berhandphone yang baik dan bijak telah mendorong kekhawatiran yang nyata di tengah kehidupan masyarakat.
Gang motor, keberadaan anarkisme geng motor meresahkan, mengganggu dan mengusik kenyamanan bahkan keamanan masyarakat berkali-kali nyata nyawa melayang akibat beberapa aksi kekerasan geng motor, kami mendorong kepada aparat keamanan untuk melakukan pemantauan dan pembinaan kontinyu terutama di malam hari, begitupun pada orang tua, RT/rRw, tokoh masyarakat, diharapkan berperan aktif dalam upaya pembinaan. Partai Golkar yang konsen untuk menghasilkan generasi produktif telah melakukan beberapa langkah nyata meredukasi kenakalan geng motor diantaranya mengumpulkan mereka pada kegiatan-kegiatan humanisdalambacara midang bareng yang dikemas dalam suasana santai dan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Miras dan obat-obatan terlarang berupa pil, serbuk dan lain-lain atau narkoba begitupun peredaran dan pemakaian minuman keras, jujur harus diakui masih marak dan nyata di tengah kehidupan masyarakat kita, apa yang bisa kita lakukan ilustrasi dan masa depan mereka, selain madesu (masa depan suram) pemantauan tempat-tempat tertentu yang dijadikan destinasi sepi malam hari seperti SC,Wisata Dayung, Kullcim, pantai-pantai, lapangan dan tempat lain-lain yang tersebar di jagat Indramayu. Mohon dimonitor berkelanjutan, masyarakat berharap ada tindakan dari APH dan aparatur negara lainnya yang humanis namun nyata dan tegas untuk membina kelompok pengedar dan pemakai narkoba atau obat terlarang karena masih marak di sekeliling kita.
Berbagai aspek yang pelu, telah dilaporkan pada saat Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu tentang laporan kegiatan reses yang diadakan diruang sidang utama DPRD Kabupaten Indramayu, Jalan Jenderal Sudirman, No.159, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, kali ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu mewakili Bupati Indramayu, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negri, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Lapas Kabupaten Indramayu, Asisten Setda, Setaf Ahli Bupati, Para Kabag, Para Camat, para Pemimpin Partai Politik Kemasyarakatan, para wartawan dan para undangan.
(Advetorial Media)